TASIKMALAYA, || Dukungan masyarakat perantau asal Minangkabau, Sumatera Barat, terhadap Semen Padang FC kembali ditunjukkan. Ikatan Keluarga Minang (IKM) Tasikmalaya memberangkatkan satu unit bus Budiman yang membawa rombongan supporter Kabau Sirah dari Tasikmalaya menuju Bekasi, Minggu (4/10/2026).
Keberangkatan rombongan tersebut menjadi bentuk dukungan langsung kepada Semen Padang FC yang dijadwalkan menghadapi PSPS Pekanbaru di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi.
Rombongan supporter Kabau Sirah Tasikmalaya dipimpin langsung Ketua IKM Tasikmalaya, Syahrial Koto. Mereka berangkat dari kawasan Taman Makam Pahlawan (TMP) Karoeng, Kota Tasikmalaya, dengan membawa semangat kebersamaan perantau Minang melalui slogan “Lambuik Sanak”.
Sejak sebelum keberangkatan, antusiasme masyarakat perantau Minang Tasikmalaya terlihat. Para supporter datang dengan semangat untuk memberikan dukungan dan motivasi kepada tim kebanggaan urang Minang tersebut.

Bagi para perantau, dukungan kepada Semen Padang FC tidak hanya berkaitan dengan pertandingan sepak bola. Kabau Sirah menjadi salah satu simbol kebanggaan masyarakat Sumatera Barat di perantauan sekaligus menjadi pengikat rasa persaudaraan dan kerinduan terhadap kampung halaman.
Syahrial Koto mengatakan, keberangkatan satu bus rombongan supporter tersebut merupakan bentuk nyata kecintaan masyarakat Minang Tasikmalaya terhadap Semen Padang FC.
“Kami berangkat bersama-sama dari Tasikmalaya untuk memberikan dukungan langsung kepada Kabau Sirah. Ini bukan hanya soal sepak bola, tetapi juga tentang kebersamaan dan persaudaraan sesama urang Minang di rantau,” ujar Syahrial.
Menurutnya, semangat “Lambuik Sanak” menjadi bagian dari upaya menjaga kekompakan masyarakat Minang selama berada di perantauan. Kebersamaan tersebut diharapkan tidak berhenti pada dukungan terhadap klub sepak bola, tetapi juga dapat menjadi energi positif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
Syahrial juga mengingatkan seluruh rombongan agar tetap menjaga ketertiban dan sportivitas selama memberikan dukungan di stadion. Kehadiran supporter diharapkan menjadi penyemangat bagi pemain Semen Padang FC tanpa menimbulkan gesekan dengan supporter tim lain.
“Kita datang untuk mendukung dan memberikan semangat kepada Semen Padang FC. Kita tetap jaga keamanan, ketertiban dan sportivitas. Apapun hasil pertandingan, persaudaraan harus tetap kita jaga,” katanya.
Antusiasme rombongan semakin terasa karena perjalanan menuju Bekasi ditempuh bersama-sama menggunakan satu unit bus. Sepanjang perjalanan, semangat mendukung Kabau Sirah menjadi bagian dari kebersamaan para perantau Minang Tasikmalaya.
Kehadiran IKM Tasikmalaya di Bekasi juga menjadi gambaran bahwa masyarakat Minang di perantauan tetap memiliki ikatan kuat dengan berbagai hal yang berkaitan dengan Ranah Minang, termasuk olahraga.
Dukungan tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana sepak bola dapat menjadi ruang mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang dalam satu semangat dan kecintaan yang sama.
Para supporter Kabau Sirah Tasikmalaya berharap kehadiran mereka dapat memberikan energi tambahan bagi Semen Padang FC saat menghadapi PSPS Pekanbaru.
Dengan semangat kebersamaan dan slogan “Lambuik Sanak”, rombongan IKM Tasikmalaya bertolak menuju Bekasi membawa satu harapan, yakni memberikan dukungan maksimal kepada Kabau Sirah dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan persaudaraan.
(Rzl)












